Rabu, 18 Desember 2013

it's moment this year . I to be certain yearn for this ... :(

good bye 2013 ...


1.in the lab 24 oktober 2013

2. pesisr selatan - sumatera barat 15 juni 2013







3.foto angkatan

Senin, 16 Desember 2013

JANGAN REMEHKAN MONYET :D

Iran Berhasil Kirim Monyet ke Luar Angkasa
Headline
 Teheran Republik Islam Iran berhasil mengirim seekor monyet ke ruang angkasa, Sabtu (14/12/2013).
Misi mengirim monyet ini merupakan bagian dari program ambisius Iran untuk mengirim astronot manusia ke ruang angkasa.
Televisi pemerintah Iran menyiarkan, peluncuran roket Pajoseh, atau Penelitian dalam bahasa Persia, adalah yang pertama kali menggunakan bahan bakar cair. Roket Pajoseh berhasil mencapai ketinggian 120 kilometer. Dan monyet bernama Fargam itu berhasil medarat ke Bumi dengan selamat, tulis kantor berita IRNA, Sabtu.
Dalam tayangan televisi terlihat roket melesat kencang dan si monyet duduk manis terikat sabuk pengaman. Laporan televisi menyebutkan parasut kapsul berhasil mengayun Fargam mendarat dengan selamat setelah terlepas dari roket dalam misi yang berdurasi 15 menit.
Fargam adalah monyet berjenis kelamin laki-laki dari ras makaka dengan rambut coklat dan tampang merah muda. Berat primata ini sekitar tiga kilogram dan tinggi 56 sentimeter.
Para ilmuwan Iran mengatakan, pengujian dengan monyet yang lebih besar atau hewan lainnya akan dilakukan pada program penerbangan antariksa selanjutnya. Televisi pemerintah melaporkan bisa memantau dan mengukur signal selama penerbangan, termasuk signal dan suara Fargam. Pada Januari lalu Iran sudah mengirim monyet ke ruang angkasa yang juga bisa melambung setinggi 120 kilometer.
Penggunaan bahan bakar cair untuk mengukur kecepatan roket yang diprediksi separuh dari kecepatan roket berbahan bakar padat. Roket berbahan bakar cair, meskipun melesat lebih lambat, namun lebih aman dan melindungi mahkluk hidup.
Program ruang angkasa ini adalah sumber kebanggaan nasional Iran dan mungkin negara-negara sedang berkembang lainnya. Tapi ini justru yang mengkhawatirkan Barat, terutama AS.
AS curiga roket ruang angkasa Iran ini suatu saat akan dikembangkan menjadi peluru kendali jarak jauh yang berhulu ledak nuklir. Iran masih belum mengungkapkan di mana peluncuran roket pertama dilakukan. Tapi kemungkinan roket dilepas di kompleks peluncuran satelit dekat Semnan, sekitar 200 kilometer timur Teheran.

SUMBER : INILAH.COM

ALLAH MAHA BESAR


http://assets.kompas.com/data/photo/2013/12/15/1235544sinai780x390.jpg


Salju Turun di Kairo untuk Pertama Kalinya



"Seluruh taman berwarna putih. Ini adalah pertama kali dalam hidup saya melihat hal tersebut," kata Karim Kheirat, warga kota Medinati, yang berada di timur laut Kairo, seperti dilaporkan AFP.

Menurut Ali Abdelazim, staf di pusat meteorologi setempat, mungkin sudah lama sekali tak ada salju di Mesir. Lewat Twitter, seorang penduduk lokal menyatakan, salju terakhir mungkin 112 tahun lalu. Namun, hal itu hanya dugaan dia karena sejujurnya salju mungkin belum pernah turun di Mesir.
Pada Jumat, salju yang cukup tebal menyelimuti daerah dataran tinggi di Semenanjung Sinai, bagian timur Mesir. Kawasan di sekitar Biara Santo Katharina di wilayah perbukitan diselimuti salju hingga beberapa sentimeter.
Di bagian utara Mesir, salju menutup pantai, taman, jalanan, dan atap-atap rumah penduduk di Kota Ras el-Bar. Kota Alexandria hanya diselimuti salju tipis, tetapi karena hal itu pengelola pelabuhan terpaksa tetap menutup operasional untuk mengantisipasi dampak cuaca buruk.
Sempat beredar informasi di Twitter bahwa salju juga untuk pertama kalinya menyelimuti piramid. Namun, sejumlah sumber meluruskan bahwa foto-foto yang beredar adalah hoax. Salah satu gambar yang menunjukkan salju menyelimuti patung Sphinx ternyata foto yang diambil di miniatur Sphinx di Tobu World Square, Jepang.

sumber : KOMPAS.COM

Template Blog SEO Friendly Terbaik Rekomendasi

Template Blog SEO Friendly Terbaik Rekomendasi
Kali ini saya akan merekomendasikan beberapa template blog yang SEO Friendly tentunya yang terbaik untuk digunakan di blog Anda, mungkin Anda sudah tahu beberapa template yang akan saya rekomendasikan disini, atau bahkan Anda sudah mengetahui semuanya, tetapi berhubung masih ada yang belum tahu template blog SEO friendly terbaik, makannya saya tulis artikel ini.

Dalam membangun sebuah blog, menggunakan template yang seo tentunya akan lebih membuat blog kita akan lebih baik dalam bersaing di SERP. Template ini selain SEO Friendly juga menggunakan desain template yang lumayan keren, sehingga tidak membuat kita bosan, Anda juga bisa mengedit template SEO Friendly ini sesuai selera Anda.

Template-template ini merupakan buatan dari para Master, sehingga sudah tidak diragukan lagi bahwa template ini sudah SEO Friendly, mari dibawah ini template blog seo friendly terbaik yang saya rekomendasikan untuk Anda gunakan di blog Anda.

Template Blog SEO Friendly Terbaik Rekomendasi

1. Johny Wusss
deskripsiJohny Wusss
Demo : Johny-wusss.blogspot.com
Download : http://www.mediafire.com/?mcyj6suzhbov77f
Template SEO Friendly yang pertama saya rekomendasikan untuk Anda gunakan yaitu template Johny Wusss, template ini dibuat oleh master blogger Indonesia (www.maskolis.com). Menurut saya template ini sudah memenuhi kriteria template yang SEO Friendly. Karena loadingnya yang cepat, lihat saja demo template Johny Wusss ini, disana Anda bisa melihat bahwa demo template johny wusss sudah mendapatkan pagerank 4, Wow bukan.
2. Super SEO
Super SEO
Demo : http://superseo-gbt.blogspot.com/
Download : http://www.lovelytemplates.com/todownload?id=2658
Template Super SEO ini juga dibuat oleh master blogger Indonesia, yaitu Kang Ismet (blog.kangismet.net). Seperti judulnya, template ini menurut saya super seo yang saya rekomendasikan untuk dipakai di blog Anda, tampilan template ini simple, elegan, dan keren.
3. Thesis SEO Blogger Template

Thesis SEO Blogger Template
Demo : http://thesis-seo-bloggertemplate.blogspot.com/
Download : https://sites.google.com/site/myhostdownload/download/ThesisSEO.rar
Template ini juga termasuk dalam kategori template yang SEO, pembuatnya sendiri sudah bisa dibilang Master Blogger Indonesia seperti pada kedua pembuat template sebelumnya. Loading template ini juga cepat, tampilannya yang simple dan clean juga tambah memperkeren template ini.

Jika Anda ingin melihat koleksi template seo lainnya, Anda bisa berkunjung ke www.mastemplate.com, karena disana sudah disediakan template seo friendly yang bisa Anda gunakan di blog Anda. 3 template diatas menurut saya merupakan template yang SEO Friendly Terbaik.

Dan itulah artikel Template Blog SEO Friendly Terbaik Rekomendasi, jika Anda mempunyai masukan tentang template template blog yang SEO Friendly, Anda bisa berbicara lewat komentar dibawah, semoga bermanfaat.


referensi dari : blog ini

Makalah tentang IPv4 VS IPv6

makalah Analisis Dan Desain Sistem Jaringan

PRA UAS TEKNOLOGI PEMBELAJARAN

Pra Uas Semester teknologi pembelajaran

Pra UAS teknologi pembelajaran

Rabu, 13 November 2013

Lab 8.3.4 Planning, Configuring and Verifying Extended ACL

Step 1: Connect the equipment
  1. Connect the Serial 0/0/0 interface of Router 1 to the Serial 0/0/0 interface of Router 2 using a serial cable.
  2. Connect the Fa0/0 interface of Router 1 to the Fa0/1 port of Switch 1 using a straight-through cable.
  3. Connect a console cable to each PC to perform configurations on the routers and switch.
  4. Connect Host 1 to the Fa0/3 port of Switch 1 using a straight-through cable.
  5. Connect Host 2 to the Fa0/2 port of Switch 1 using a straight-through cable.
  6. Connect a crossover cable between Host 3 and the Fa0/0 interface of Router 2.
Step 2: Perform basic configuration on Router 1
  1. Connect a PC to the console port of the router to perform configurations using a terminal emulation program.
  2. On Router 1, configure the hostname, interfaces, passwords, and message-of-the-day banner and disable DNS lookups according to the addressing table and topology diagram. Save the configuration.
Step 3: Perform basic configuration on Router 2
Perform basic configuration on Router 2 and save the configuration.
Step 4: Perform basic configuration on Switch 1
Configure Switch 1 with a hostname, console, Telnet, and privileged passwords according to the addressing table and topology diagram.
Step 5: Configure the hosts with IP address, subnet mask, and default gateway
  1. Configure the hosts with IP address, subnet mask, and default gateway according to the addressing table and the topology diagram.
  2. Each workstation should be able to ping the attached router. If the pings are not successful, troubleshoot as necessary. Check and verify that the workstation has been assigned a specific IP address and default gateway.
Step 6: Configure RIP routing and verify end to end connectivity in the network
  1. On R1, enable the RIP routing protocol and configure it to advertise both connected networks.
  2. On R2, enable the RIP routing protocol and configure it to advertise both connected networks.
  3. Ping from each host to the other two hosts.
Were the pings successful? __________ yes
If the answer is no, troubleshoot the router and host configurations to find the error. Ping again until they are all successful.
Step 7: Configure Extended ACLs to control traffic
Host 3 in this network contains proprietary information. Security requirements for this network dictate that only certain devices should be allowed access to this machine. Host 1 is the only host that will be allowed to access this computer. All other hosts on this network are used for guest access and should not be allowed access to Host 3.
Step 8: Test the ACL
  1. Ping Host 3 from both Hosts 1 and 2.
Can Host 1 ping Host 3? __________ yes
Can Host 2 ping Host 3? __________ no
b.    To verify that other addresses can ping Host 3, ping Host 3 from R1.
Is the ping successful? __________ yes
c.     Display the access control list again with the show access-lists command.
Step 9: Configure and test the ACL for the next requirement
  1. Host 3 is the only host that should be allowed to connect to R1 for remote management.
  2. Because the source traffic could come from any direction, this ACL needs to be applied to both interfaces on R1. The traffic to be controlled would be inbound to the router.
  3. Now attempt to telnet to R1 from all hosts and R2. Attempt to telnet to both R1 addresses.
Can you telnet to R1 from any of these devices? If yes, which one(s)?  Jawaban : Yes, from Host 3 only.
d.    View the output of the show access-lists command on R1.
Step 11: Reflection
a.     Why is careful planning and testing of access control lists required? Jawaban :To verify that the intended traffic – and ONLY the intended – traffic is permitted.
What is an advantage of using Extended ACLs over Standard ACLs? Jawaban :Extended ACLs allow you to filter based on more information that just the source address.

Lab 8.3.3 Configuring and Verifying Standard ACLs

Step 1: Connect the equipment
  1. Connect the Serial 0/0/0 interface of Router 1 to the Serial 0/0/0 interface of Router 2 using a serial cable.
  2. Connect the Fa0/0 interface of Rourter 1 to the Fa0/1 port of Switch 1 using a straight-through cable.
  3. Connect a console cable to the PC to perform configurations on the routers and switch.
  4. Connect H1 to the Fa0/2 port of Switch 1 using a straight-through cable.
Step 2: Perform basic configuration on Router 1
  1. Connect a PC to the console port of the router to perform configurations using a terminal emulation program.
  2. On Router 1, configure the hostname, interfaces, passwords, and message-of-the-day banner and disable DNS lookups according to the addressing table and topology diagram. Save the configuration.
Step 3: Perform basic configuration on Router 2
Perform basic configuration on Router 2 and save the configuration.
Step 4: Perform basic configuration on Switch 1
Configure Switch 1 with a hostname and passwords according to the addressing table and topology diagram.
Step 5: Configure the host with IP address, subnet mask, and default gateway
  1. Configure the host with the proper IP address, subnet mask, and default gateway. The host should be assigned the address 192.168.200.10/24 and the default gateway of 192.168.200.1.
  2. The workstation should be able to ping the attached router. If the ping is not successful, troubleshoot as necessary. Check and verify that the workstation has been assigned a specific IP address and default gateway.
Step 6: Configure RIP routing and verify end-to-end connectivity in the network
  1. On Router 1, enable the RIP routing protocol and configure it to advertise both connected networks.
  2. On Router 2, enable the RIP routing protocol and configure it to advertise all three connected networks.
  3. Ping from Host 1 to the two loopback interfaces on Router 2.
Were the pings from Host 1 successful? __________ yes
If the answer is no, troubleshoot the router and host configurations to find the error. Ping again until they are both successful.
Step 7: Configure and test a standard ACL
Step 8: Test the ACL
  1. From Host 1, ping the 192.168.1.1 loopback address.
Is the ping successful? __________ No
b.    From Host 1, ping the 192.168.2.1 loopback address.
Is the ping successful? __________ No
c.     Issue the show access-list command again.
How many matches are there for the first ACL statement (permit)?
Jawaban : but there should be at least 8-16 matches if the pings to the loopbacks were done.
Step 9: Reflection
a.     Why is careful planning and testing of access control lists required? Jawaban :To verify that the intended traffic – and ONLY the intended – traffic is permitted.
What is the main limitation of standard ACLs? Jawaban : They can only filter based on source address.

Jumat, 25 Oktober 2013

databse terdistribusi

Database Terdistribusi
Pengertian Database
            Basis data (database) adalah representasi kumpulan fakta yang saling berhubungan disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
Pengertian database terdistribusi
Semua perusahaan atau organisasi yang menggunakan Relation Database Management System (RDBMS) biasanya mempunyai database yang banyak atau tidak hanya satu. Oleh karena itu kenapa mereka biasanya menggunakan konsep sistem terdistribusi dalam implementasinya.
Faktor-faktor tersebut antara lain :
1.      Perbedaan database biasanya didasarkan pada fungsionalitas dari database itu sendiri, misalkan untuk bagian keuangan, pemasaran atau sumber daya manusia.
2.      Perbedaan database juga biasanya didasarkan letak geografis yang ada, misalnya untuk dalam satu kota.
3.      Perbedaan database juga biasanya didasarkan pada bagaimana cara mengaksesnya misalkan untuk database transaksi atau untuk penggudangan data (datawarehouse).
4.      Data base pada internet commerse biasanya diduplikasi sebagai cadangan dengan skala kemampuan yang sama.
5.      Data base juga dibedakan untuk sistem yang sedang berjalan ataupun untuk yang sedang dikembangkan.

Konsep data base terdistribusi

Merupakan suatu koleksi data komputer yang terintegrasi, diorganisasikan dan disimpan dengan suatu cara yang memudahkan pengambilan kembali. Integrasi logis dari record-record dalam banyak file ini disebut konsep database yang bertujuan untuk meminimumkan pengulangan data (duplikasi data artinya data yang sama disimpan dalam beberapa file) dan mencapai idependensi data (kemampuan untuk membuat perubahan dalam struktur data tanpa membuat perubahan pada program yang memproses data).

Dalam menyususn suatu data terdistribusi perlu diperhatikan hal-hal sbb ;
1.      Replikasi data, dara-data harus tetap uptodate tanpa kompromisasi pada performansi.
2.      Akses yang terjadi secara bersamaan , harus menghindari terjadinya kesalahan pada data.
·         Masalah keamanan.
·         Maslaah reliabilitas.
Keuntungan Database terdistribusi :
o   Otonomi local : karena data didistribusikan, user dapat mengakses dan bekerja dengan data tersebut sehingga memiliki kontrol local.

o   Meningkatkan kinerja : karena setiap site menangani hanya bagian dari DB, CPU dan I/ O tidak seberat seperti DB pusat. Data yang dipakai untuk transaksi disimpan dalam beberapa site, sehingga eksekusi transaksi dapat secara parallel.

o   Meningkatkan reliability/ availability : jika satu site mengalami crash, dapat membuat beberapa site tidak dapat diakses. Jika data direplikasi ke banyak site, kerusakan hubungan komunikasi tidak menjadikan sistem total tidak dapat dioperasikan.

o   Ekonomis : dari biaya komunikasi, baik membagi aplikasi dan memproses secara local di setiap site. Dari biaya komunikasi data, akan lebih murah untuk memelihara sistem komputer dalam satu site dan menyimpan data secara local.

o   Expandibility : akan lebih mudah mengakomodasikan ukuran DB yang semakin besar. Ekspansi dapat dilakukan dengan menambah proses dan kekuatan penyimpanan ke jaringan.

o   Shareability : jika sistem informasi tidak terdistribusi, akan sulit untuk berbagi data dan sumber daya. Sistem DB terdistribusi memungkinkan hal ini.
Kerugian dari DDBS

·         Kurangnya pengalaman : sistem DB terdistribusi bertujuan umum (generalpurpose) tidak sering digunakan. Yang digunakan adalah sistem prototype yang dibuat untuk satu aplikasi (misal : reservasi pesawat)
·         Kompleksitas : masalah DDBS lebih kompleks dibandingkan dengan manajemen database terpusat
·         Biaya : sistem terdistribusi membutuhkan tambahan hardware (untuk mekanisme omunikasi) sehingga biaya hardware meningkat. Yang terpenting pada biaya ini adalah replikasi. Jika fasilitas komputer dibuat di banyak site, akan memerlukan orang2 yang memelihara fasilitas tersebut
·         Kontrol distribusi : sebelumnya menjadi keuntungan. Tetapi karena distribusi menyebabkan masalah sinkronisasi dan koordinasi, kontrol terdistribusi menjadi kerugian atau kekurangan di masalaha ini.
·         Keamanan : akan mudah mengontrol database yang terpusat. Dalam sistem database terdistribusi, jaringan membutuhkan keamanan tersendiri.
·         Perubahan yang sulit : tidak ada tool atau metodologi untuk membantu user mengubah database terpusat ke database terdistribusi.

Topologi Network database Terdistribusi
                           
1.      Fully Connected network :
Keuntungan : kalau salah satu node rusak, yang lainnya masih dapat berjalan
(tetapi biaya mahal).
Kerugian : control management tidak terjamin
2.      Partially connected network :
Keuntungan : reliability rendah, biaya dapat ditekan
Kerugian : control management tidak terjamin
3.      Tree structure network :
Keuntungan : bersifat sentral, control management lebih terjamin
Kerugian : kalau node pusat (A) rusak, semua akan rusak.
Cat : setiap proses dimulai dari bawah.
4.      Ring Network (LAN) :
Keuntungan : rusak satu, yang lain masih berjalan
Kerugian : Control management kurang terjamin karena bersifat desentralisasi
5.      Star Network (LAN) :
Keuntungan : - control management lebih terjamin, karena bersifat sentral
- reliability rendah
Kerugian : kalau pusat rusak, yang lainnya rusak