Minggu, 25 September 2011

14 Korban Bom Bunuh Diri Solo Rawat Inap di RS



<a href='http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a59ecd1b&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=24&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=a59ecd1b' border='0' alt='' /></a>

foto: Ilustrasi
Solo - 14 korban bunuh diri di Gereja Bethel Indonesia Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, Jawa Tengah malam ini harus menjalani rawat inap guna pemulihan di RS dr Oen, Kandang Sapi, Solo. Ada pun yang diizinkan rawat jalan sebanyak 14 orang.

"Total korban 28 orang. 14 Orang harus menjalani rawat inap," kata Dirjen Bina Upaya Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Supriantoro kepada wartawan di RS dr Oen, Kandang Sapi, Jebres, Solo, Minggu, (25/9/2011).

Dari 14 pasien tersebut, 2 mengalami luka kritis yaitu Deviana (18) yang mendapat luka di kepala karena serpihan benda tajam. Sedangkan Febriana Puspa Dewi (44), mengalami luka di perut akibat terkena mur.

"Keduanya telah mengalami operasi pengambilan benda tajam," terang Supriantoro.

Sisanya, masih harus dirawat inap karena mengalami luka-luka sayat akibat serpihan benda tajam. Semua yang dirawat inap dalam kondisi sadar. Saat ini, kondisi RS masih sangat ramai.

Keluarga korban masih terus bergiliran menjenguk saudaranya. Para jemaat gereja juga ikut mengunjungi korban guna memberikan rasa simpati yang mendalam.

"Kami juga membentuk tim khusus untuk memberikan terapi pemulihan kepada para korban," beber Supri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar